It's me


Hi.. It's me, 

Gue Puji, anak kampung Bogor yang sejak 2012 merantau ke kampung orang, gue belajar di sekolah asrama di Bogor lalu gue kuliah di Depok setelah itu kerja dan kuliah lagi di Jakarta. Saat ini, gue jadi budak corporate salah satu e-commerce di Indonesia sebagai financial analyst. Gue termasuk anak pagi karena biasanya gue melakukan hal-hal yang gue suka di pagi hari, misalnya membaca entah itu berita, novel, buku atau apapun sambil minum kopi panas. Kenapa kopi? karena menurut gue minum kopi bukan tentang rasa kopinya, i mean i am not an addicted cofee, tapi adalah tentang perasaan baik yang biasanya terbentuk setelah gue minum kopi. Good feeling ini yang menuntun gue untuk gak mager dan melakukan hal-hal yang gue suka di pagi hari dan rutinitas selanjutnya.

Fortunately, gue sudah independen sejak kuliah berkat keputusan yang gue ambil untuk hidup terpisah dari orang tua dan bekerja sekeras mungkin untuk gak ngeribetin mereka lagi. Alhasil, gue sangat lelah karena mesti ngelakuin triple job in one time, gue pelajar yang lumayan cukup aktif di kampus, juga untuk memenuhi kebutuhan gue ambil freelance sebagai private teacher dan kadang-kadang jadi pedagang juga. Tapi semua yang gue kerjain still channeling into what i like. Memutuskan untuk hidup mandiri ternyata benar-benar mengubah segalanya, terutama mind works dalam melihat sesuatu atau menghadapi troubles yang muncul, gue juga jadi lebih tau tentang diri gue, apa yang gue suka dan ga suka, kemampuan gue, dan sampai titik mana gue akan nemu capek. Pada akhirnya, gue jadi mindfull dalam memutuskan sebuah hal, benar-benar dipikirin segala sesuatunya baik waktu sekarang atau yang akan datang. Membuat keputusan sendiri ternyata melatih gue untuk bertanggungjawab, gue tidak bisa menyalahkan orang atas apa yang terjadi tapi gue lebih kepada evaluasi dan memitigasi risiko yang akan muncul dibandingkan melakukann penyesalan.

Gue seseorang yang perencana, walau kadang rencana gue gagal juga karena ke-tidakkonsistenan dan kemampuan preserve gue yang levelnya less zero. Gue terkadang banyak mau dan gak sabaran akhirnya jadi sering lalai. Tapi sampe sekarang gue terus struggling untuk catch up hal-hal yang udah direncanakan. Gue juga agak perfeksionis walau kadarnya zero point something karena sering kali emosi gue jadi gak stabil kalo sesuatu terjadi di luar rencana, misalnya ketika jadwal harus cancel karena sesuatu atau target kerjaan yang gak sama dengan deadline yg gue buat atau lain-lain.

Gue termasuk suka ngomong dan nulis,everything and everyday is a thing, so mesti gue tuangkan termasuk pikiran-pikiran gue yang kadang absurd. Level kesukaan ngomong ini menurut gue udah level paling up karena gue benar-benar suka ngomong sendiri tentang apa aja yang gue liat, gue rasa atau hal baru yang gue tahu. Mungkin kalo orang lain ngeliat bisa dibilang agak gila ya tapi pas gue riset ternyata berbicara dengan diri sendiri justru memperbaiki kesehatan mental dan sangat berdampak positif, well akhirnya gue merasa agak waras. 

Gue suka musik dan sing-sing along jenis musik apa aja dan lagu siapa aja yang menurut gue enak di denger dan lirik nya relate dengan gue. Dibandingkan menonton, gue lebih suka membaca karena menurut gue membaca itu kita membentuk emosi sedangkan menonton itu menerima emosi yang di suguhkan. Gue juga update dengan berita-berita yang berkaitan dengan social, ekonomi, terkadang politik bukan karena gue suka tapi gue takut tertinggal dan tidak tahu. Gue bukan anak humble yang akan buka topik dengan siapa aja yang gue temui, gue cenderung cuek dan ga peduli sama pemikiran orang, jadilah gue kena cap jutek. Gue tidak suka ber-gadget ria, if punya pilihan untuk away from handphone i'll do that karena gue gasuka dengan kebisingan orang di sosmed atau mesti balesin chat orang yang hanya sekedar nanya basa basi. Meet me, or call me itu mungkin ya prinsip gue dalam berkomunikasi, gue lebih seneng ketemu atau ngobrol ditelpon aja. 

Gue paling tidak suka melihat sesuatu yang banyak, kaya semut lagi berkerumun, lebah, atau ngeliat banyak manusia ketika gue lagi di lantai atas misalnya di mall dan ngeliat ke lantai bawah pas lagi mau lebaran, gue suka tiba-tiba gelisah dan ketakutan plus gatel-gatel kalo liat kaya gitu, atau bahkan sekarang ketika gue lagi nulis hal kaya gini tiba-tiba gue cemas dan gatel-gatel, kayanya gue trypophobia sih.

Gue punya mag agak akut yang mana kalo udah kambuh sampe gabisa jalan karena sakit nahan perut, mata gue juga udah rusak sejak kelas 6 SD dan baru berani bilang pas kelas 3 SMP alhasil minus gue langsung tinggi dan sekarang nyampe di -5. Warna kulit gue sangat indonesia, yaitu agak tan-brown dan selalu dianggap jadi kaum minoritas di negeri gue sendiri padahal most indonesian are tan to brown. 

Mungkin segini dulu, perkenalan tentang gue. Next time lanjut lagi, bye...

Comments